elamat datang lagi di ff saya yang episod ke empat! ini ada yang baru baru dikit laa.. maksutnya ada tokoh baru. udah disebutin sih kemaren cuman kenalannya baru sekarang WAHAHA (mian ya nadya u,u) mungkin disini ada sedikit romantisnya. karna banyak yg request tentang itula-_- lanjut aja ya? oke nama tokoh tokohnya adalah:
Han Ni Rin : Nisrina Thurfah
Lee Hyun Hae: Ajeng Kartika Ayu Putri
Lee Ha Sang : Nashelf Hafizhah Wanda
Lee Na Min : Nadya Almira Augusta
kita lanjutkan yang kemaren... siap? LANJOT! oh ya, mian ya.. ff saya bahasanya memang selalu ribet.. jadi gimana gitu-____-a
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Sungmin pun jalan ke kantin sendiri.. 'hah, aku malah ditinggalin mereka-_- gimana sih-___-' kata sungmin menendang batu sambil berjalan.. BRAK!!
'MIAN!! aduh! maaf banget!!' kata perempuan itu meminta maaf kepadaku dengan nada sedih. 'ah nee tak apa, siapa namamu?' *malah kenalan lagi-__-* 'aku? Lee Na Min' kata perempuan itu mengusap kepalanya sendiri. (eh saya mau nanya.. bukannya kalo nama marganya sama itu gaboleh pacaran ya?-__- yasudahlah LANJOT aja)
"oh, maaf ya Namin.. saya tidak melihat jalan tadi^^" (dengan tampang aegyo..)
'nee.. tak apa~ hng.. hiksT,T'
"Loh? kok? eh MIAN!! mana yang sakit? aduh.. mau kuantarkan ke uks?" tanya Sungmin meraba muka Namin yang merah. 'anu.. bukaann. aku sudah biasa kalau tertabrak orang.. hanya saja..' jawab Namin sambil lesu. "mwo? waeyo?" tanya Sungmin penasaran.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
-Eunhyuk pov-
"hei, kenapa kau memegang tanganku?" tanya Hasang disebelahku seketika aku sedang memegang tangannya. aku hanya melihatnya lalu melihat kedepan. 'aku hanya ingin menjagamu' kataku tanpa sadar. 'EH? ma-maksudnya itu kan kata Siwon hyung harus hati hati karna anak disini sangat menyukai dancemu. jadi aku harus menjagamu sebelum mereka merebutmu dari aku. EH! maksutnya itu nanti kamu malah sesek napas lagi kalo dikelilingin anak anak disini. kayak aku sama Heechul hyung waktu itu' lanjut ku terbata bata. Hasang pun tertawa kecil dan melirikku "bukannya kalau kita seperti ini malah pada ngeliattin? kan oppa juga populer~" jawabnya tersenyum.. tunggu... kenapa ini jantung gua? kok.. berdetak begini sejak liat senyumnya. jangan bilang muka gue sekarang lagi merah nih-_- 'ohaha begitu ya. wah kalo begitu aku harus lepas tangan ini saja ya? baiklah~'
"eh? tidak usah. gapapa kok.. aku mendengar ucappan mereka semua yang melihat kita berpegangan tangan seperti ini. jangankan murid murid yang melihat kita.. Donghae dan Shindong oppa pun meliat kita dari tadi-_-" kata Hasang dengan mukanya yang memerah. seperti aku mungkin.. 'ah? pada bilang apa?' tanya ku penasaran. Hasang pun melihatku dan mendekatkan tangannya ke kepalaku "dengar saja sendiri^^" kata Hasang dengan senyumnya. lalu aku menghelus helus rambutnya dan mengandeng tangannya lebih lembut lagi 'baiklah~ aku akan mendengarkannya sendiri~' jawabku sambil membalas senyumannya dengan senyum khas ku(?) lalu Hasang mulai melihat kedepan dan aku mengenggam tangannya dengan sangat senang atau bisa dibilang... berdebar?
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
-Hyunhae pov-
Sekarang aku jalan ke kantin bersama Siwon dan Heechul oppa. kata Heechul oppa suruh tinggalin Sungmin oppa. yasudah aku hanya mengikuti kata kata Heechul sambil tertawa. 'wah Siwon, si Hyunhae masih ketawa nih dari tadi..'kata Heechul membisikkan ke Siwon dengan suara yang sengaja. sehingga aku mendengarnya. "mwo? hahaha." jawab Siwon tertawa dan aku hanya merengut disebelah Heechul oppa. 'yaah, Hyunhae ngambekk' kata Heechul mencubit pipiku berkali kali.
'ha? tidak' jawab ku singkat
"jangan ngambek dong, kan canda^^v" lanjut heechul oppa terus mencubit pipiku. aku hanya mengangguk dan akhirnya Siwon oppa mengacak rambutku. 'sudah lah, maafkan saja perempuan itu' kata Siwon oppa mencoba membuat ku ketawa.. sekarang malah Heechul yang memanyunkan bibirnya. "huh. siapa yang dibilang perempuan? tapi biarkan lah~ aku sudah terbiasa-_-" jawab heechul oppa mulai tertawa. kenapa Heechul oppa yang ketawa? hng.. baiklah dari pada aku ngambek dengan masalah sekecil ini mendingan aku tersenyum saja. 'tidak kok aku ga ngambek oppa:)' kata ku memberikan senyum yang paling disukai Nirin dari kecil. lalu aku membuka mataku dan yang kulihat adalah muka Heechul oppa memerah? ada apa? apa karna senyumku ini membuatnya marah? atau dia sakit?
'oppa.. kau kenapa? apa kau sakit?' tanya ku penasaran
"ah? tidak hanya merasakan gerah di kantin ini" jawab Heechul mulai mengipas ngipaskan mukanya dengan tangannya. tiba tiba saja Siwon oppa ketawa 'ehm.. kamu kenapa Heechul? sakit ya? utututu~' kata Siwon oppa sambil tertawa. lalu muka Heechul oppa pun makin memerah. mungkin karna.. kata kataku itu di ulangi lagi sama Siwon.. hmm aku tidak tau deh.. 'eh, aku mau beli makanan dulu ya.. kalian jaga tempat dulu ya Heechul, Hyunhae' lanjut Siwon oppa tersenyum. lalu aku hanya mengangguk dan melirik Heechul oppa lagi.. 'apa kau benar benar sakit? mau kuantar kan ke uks?' (eh kok kayaknya pada ke uks ya-_-)
"ah? tidak kok. aku hanya merasa kepanasan disini. hehe~" jawab Heechul memberikan senyumnya.
oh my god.. senyumnya unyu bangeeett♥ eh tunggu. kenapa nih sama gua._. yaampun aneh aneh aja. lalu aku hanya memberikan senyumku lagi kepadanya dan mukanya malah makin merah. kenapa lagi? apa aku salah untuk memberikan senyum ku?
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
-Kyuhyun pov-
Yesung jalan sama Wookie.. lalu aku? jalan berdua dengan Nirin di belakang Yesung dan Wookie. aku mengerti pasti si Wookie mulai jail sama aku nih-_- hah sudah lah aku harus bersabar~ apa aku ajak Nirin bicara saja ya? baiklah.. tapi, nanti si Wookie sama Yesung malah ngatain nih-__- udah pada ngeliattin lagi kanan sama kiri.. (maksudnya murid murid yang ngefans sama Nirin Kyuhyun Ryeowook dan Yesung *ea ada nama saya^^* /plak. 'eh, apa boleh aku memanggil mu Rin saja?' tanya ku mulai untuk mencari topik yang enak dengan situasi yang tidak mendukung. seketika Rin ingin menjawab pertanyaanku. Wookie pun mulai berbicara "eh, apa aku boleh memanggilmu Sung?"kata Wookie melirik ke aku dan mengeluarkan lidahnya. huh, kurang ajar sekali si Wookie. liat saja nanti-___- aku akan membuatnya seperti yang kurasakan sekarang HAHA *evilkyulaugh* lalu Rin mulai melihatku dan tersenyum 'tentu saja^^' hng? kenapa nih sama dada gue? kok? KOK? waduh.. situasi nya makin ga mendukung nih apa muka gue merah ya? HAHA gamungkin-_-. "ohaha baiklahh" jawabku membalas senyumnya.
dan sekarang? muka Rin malah memerah. dia menunduk ke bawah dan mulai memegang pipinya sendiri dan aku juga mendengar perkataannya. yang paling aku dengar kata dia 'kenapa aku malah deg degan?'
"haha imut sekali kamu~" loh? ngomong apa aku barusan?-__-. sekarang mukanya malah makin merah. aduhduh aku jadi gaenak nih-.-a eh si Wookie sama Yesung malah nengok kebelakang. aku juga mendengarkan kata kata mereka-__-
kata wookie: "kok mereka tidak saling melihat? malah kebalikannya-__- si Nirin melihat kebawah dan Kyu ke atas-__-". Yesung hanya mengangkat bahunya dan berkata 'aku tidak tahu' hah. sudah lah biarkan saja mereka mau bilang apa aku gapeduli-___-
lalu tidak lama setelah mereka berdua berkata seperti itu. Rin mulai mengangkat kepalanya lagi. 'hng? kau tidak apa?' tanyaku heran.
"haha tidak apa kok" jawabnya mulai tersenyum. sumpah, senyumnya imut banget *yes!* kenapa sekarang aku yang mulai memerah mukanya-__- gawat...
tanpa sadar, tanganku mulai menyentuh tangan Rin 'boleh kah kita berpegangan tangan?' tanyaku dengan tampang memerah, "ah? eh.. ee nee boleh.." akhirnya dia mengalurkan tangannya ke tanganku. Wookie dan Yesung tidak melihat atau melirik kami sama sekali. jadi tidak usah dipikirkan~
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
-Sungmin pov-
"mwo? waeyo?" tanyaku penasaran. lalu namin mulai mengangkat kepalanya. 'ah anu. tidak apa apa ehehe sudah dulu ya. aku mau ke kantin saja!' kata perempuan itu mulai berdiri dan mulai jalan lagi. tanpa sadar aku menahannya dan menyentuh tangannya "biarkan aku menemani mu.. boleh?" kataku tersenyum. lalu Namin mulai menunduk dan mengeluarkan air matanya lagi 'sebenarnya.. aku tidak lulus tes masak untuk menuju level terakhir. maaf ya, hanya masalah sekecil ini bisa membuat mu penasaran' katanya menangis di taman.. didepanku.. dan disini hanya kami berdua, tidak ada seorang pun yang melihat kami berada disini. "jangan menangis lagi! aku tidak kuat melihat orang menangis!" kataku menarik tangannya dan mulai memeluk Namin.
Namin terlalu banyak menangis. karna itu aku memeluknya dan dia memelukku dengan lembut juga. kalau menangis. pasti orang itu tidak sadar kalau dia sedang apa. pasti yang dipikirkan hanya menangis dan menangis. 'hmm, terima kasih ya.. keadaan ku mulai membaik' kata Namin tersenyum dan melepaskan pelukannya dari pelukkan ku(?) karna air matanya masih berceceran di matanya. aku hanya bisa membersihkan air matanya dengan tangan ku dan aku berkata lagi 'jangan menangis lagi yaa. kalau ada masalah. bilang saja sama aku. namaku Sungmin dari kelas 2C. kita mungkin bisa berteman:)
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Sampai sini dulu yaa. mian banget kalo jelek! soalnya aku juga lagi ngantuk banget ngerjainnyaO,O disini masih awal awal saja romantisnya:) tunggu episod selanjutnya ya!! kamsahamnida *hug*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar